hujan

selamat datang

Kamis, 09 Mei 2013

Lelaki Dapat Bidadari di Surga, Lalu Perempuan Dapat Apa?


Harapan dan tujuan hidup setiap manusia di dunia ini adalah, untuk memperoleh tempat terindah setelah kematiannya kelak, mendapatkan kenikmatan dan kebahagian hakiki, surga Allah SWT yang penuh keindahan disana.  Karena itu merupakan tujuan utama kehidupan manusia di alam fana.
Tidak ada seorang manusiapun yang ingin terjerumus kedalam siksaan pedih api neraka. Namun sangat disayangkan, tujuan utama itu terkadang hanya dijadikan angan-angan dan hayalan belaka oleh mayoritas manusia tanpa menempuh jalan dan beramal saleh yang membawa dirinya masuk ke dalam Surga. Tentu tindakan dan sikap seperti ini merupakan hal yang lucu bahkan termasuk golongan yang tidak tahu diri. Naudzubillahi mindzalik.
Surga hanya diperuntukkan sebagai ganjaran bagi hamba-hamba Allah yang saleh, yang taat terhadap perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Allah swt menceritakan berbagai macam fasilitas dan kenikmatan yang didapatkan di dalam surga agar manusia tertarik dan termotivasi untuk beramal saleh, bergegas untuk beribadah dan berlomba dalam kebaikan. Ketika kita membuka lembaran-lembaran ayat suci al Quran, kita menemukan bahwa Allah SWT ketika menyebut amalan shaleh, Dia mengiringinya dengan menyebut ganjaran pahala dan perolehan surga yang dihiasai dengan sungai-sungai yang mengalir di bawahnya, berbagaimacam buah-buahan kesukaan manusia, kebun yang indah, istana megah yang terbuat dari emas dan mutiara, tempat tidur, permadani dan bantal  dari emas  dan permata. Tak ada kehidupan yang paling indah selain di alam surga sana.
Selain itu, Allah SWT juga menceritakan bahwa di dalamnya terdapat bidadari-bidadari cantik bermata jeli yang menjadi isteri bagi kaum Adam yang berada di Surga. Dalilnya adalah firman Allah SWT dalam surat Ar rahman, ayat 46-54. dan surat al Waaqi’ah, ayat 11-40.
Allah juga berfirman : ” Tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Mereka itu memperoleh rezki yang tertentu, yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-rang yang dimuliakan, di dalam surga-surga yang penuh nikmat, di atas tahta tahta kebesaran berhadap-hadapan. Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamer dari sungai yang mengalir. Warnanya putih bersih, sedap rasanya bagi orang orang yang minum. Tidak ada dalam khamer itu al kohol dan mereka tiada mabuk karenanya. Disisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya, seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik. ( QS : Ash Shaaffaat, 40-49).
Kenapa Allah SWT menceritakan Bidadari bermata jeli yang merupakan isteri untuk kaum lelaki surga dan tidak menceritakan suami-suami untuk kaum wanita?
Allah menciptakan putera-putera Adam dengan tabiat yang unik, yaitu sangat tertarik dan senang terhadap wanita yang cantik. Anak Adam ini sanggup berkorban dan melakukan apa saja untuk mendapatkan wanita yang disukainya, Maka Allah swt menyebut para bidadari yang cantik, bermata jeli sebagai ganjaran bagi mereka yang beriman. Dengan tujuan, agar anak Adam yang penuh ego ini tertarik dan berlomba-lomba beribadah kepada Allah, antusias beramal shaleh, dan berbuat baik terhadap sesama dan lingkungan alam sekitarnya.
Berbeda dengan perempuan yang memiliki sifat pemalu, bahkan sangat malu sekali. Tabiat wanita sekalipun suka terhadap lelaki namun perasaan malu yang dimilikinya dapat menahan dirinya untuk menampakan rasa suka itu. Dengan demikian Allah SWT tidak mendorong dan memotivasi kaum hawa untuk beramal shaleh dengan cara menceritakan ganjaran yang membuat mereka malu ketika dibaca atau didengar. Misalnya, dengan menceritakan keperkasaan, ketampanan, keanggunan, dan keshalehan pasangan yang mereka dapatkan di surga kelak.
Allah SWT tidak memotiviasi mereka dengan hal seperti itu. Namun dengan tidak menyebut pasangan yang mereka dapatkan, bukan berarti Allah SWT tidak memberikan pasangan di surga. Wanita shalehah yang tidak menikah di dunia atau wanita shalehah yang sudah menikah di dunia tetapi suaminya kelak masuk nereka, mereka akan mendapatkan pasangan lelaki perkasa, tampan, penuh romantis dari golongan manusia yang menyejukan hati dan pandangan mata mereka di dalam surga. Bagaimanapun cantik jelitanya bidadari di Surga sana, namun tetap lebih cantik dan mulia wanita shalehah yang pernah hidup di dunia. Disebabkan ibadah dan ketaatan yang mereka lakukan semasa hidup di dunia. Mereka tidak akan mengalami rasa letih, tidak akan tua dan mereka akan tetap perawan selama-lamanya. Subhanallah…
Rasulullah saw bersabda : ” Dari Aisyah Radhiyallahu anha, rasulullah saw bersabda : Sungguh surga itu tidak dimasuki oleh perempuan tua, sesungguh Allah apabila memasukan mereka kedalam surga Dia akan merubahnya menjadi perawan-perawan. ( HR Ath Thabrani )
Hadis ini dhaif, karena di dalam sanadnya terdapat perawi bernama Mus’idah Bin al Yasa’, dia adalah perawi lemah. Begitu penuturan Ibnu Hajr al Haitsami dalam kitab Majmauz zawaidnya.
Di dalam surga tidak ada seorangpun manusia yang tidak memperoleh pasangan, baik laki-laki maupun perempuan. Sebagaimana hadis Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab shahihnya dari Abu Hurairah radhiallahu ‘ahu beliau bersabda, ” Tidak ada seorang pun di dalam surga itu yang sendirian (tidak mempunyai pasangan).
Jadi baik laki-laki atau perempan penghuni surga yang tidak mendapatkan pasangan di dunia, Allah akan menikahkan mereka di surga kelak dengan pasangan penghuni surga. Tidak usah merasa terzolimi karena sekedar Allah tidak menyebutkan pasangan bagi kaum perempuan di Surga kelak. Allah SWT Maha Adil terhadap hamba Nya, tak ada seorang hambapun yang dizolimi Nya.

surga itu nyata

 


Dr Eben Alexander mengajar di Harvard Medical School dan memiliki reputasi yang baik sebagai seorang ahli bedah saraf. Meski dia menyebut dirinya menganut agama Kristen, namun ia tak pernah benar-benar mempercayai adanya kehidupan setelah kematian.

Namun setelah sepekan koma pada musim gugur 2008, ketika neokorteksnya berhenti berfungsi, Alexander mengklaim bahwa ia mengalami kunjungan ke alam baka, terutama surga.

"Menurut pemahaman medis otak dan pikiran, saya tak mungkin mengalami pengalaman apapun saat koma, apalagi perjalanan yang sangat jelas dan koheren seperti yang saya alami," tulis Alexander dalam laporan utama Newsweek edisi pekan ini. Jadi seperti apa surga?

Menurut Alexander, ia pertama menemukan dirinya mengambang di antara awan-awan sebelum menyaksikan, "mahluk transparan yang berkilat terbang menembus langit, meninggalkan jejak garis seperti bekas jejak pesawat di belakangnya."

Ia kemudian dikawal oleh sosok perempuan dan berkomunikasi dengan mahluk-mahluk ini dengan metode korespondensi di atas bahasa. Pesan yang ia terima adalah,
"Anda dicintai dan dihargai, disayangi, selamanya."
"Anda tak perlu takut."
"Tak ada hal salah yang Anda lakukan."

Dari situ, Alexander mengklaim ia melakukan perjalanan menuju "sebuah kekosongan, sangat gelap, ukurannya tak terbatas, tapi juga sangat membuat nyaman." Dia percaya kekosongan ini adalah rumah Tuhan.

Setelah pulih dari koma akibat meningitis, Alexander merasa ragu untuk berbagi pengalamannya ini dengan para koleganya, namun ia menemukan rasa aman di gereja. Ia pun menuliskan pengalamannya dalam sebuah buku, "Proof of Heaven: A neurosurgeon's journey into the afterlife," yang akan diterbitkan akhir Oktober.

Tata Cara Berpakaian Agar Tetap Kelihatan MODIS

Tata Cara Berpakaian Agar Tetap Kelihatan MODIS

Terus menerus mengikuti tren mode yang selalu berganti, pasti akan melelahkan. Padahal tanpa perlu bergaya sesuai tren, kita tetap bisa tampil stylish dengan gaya klasik yang tak pernah ketinggalan zaman. Untuk itu, ada 10 fashion item yang wajib dimiliki oleh seorang wanita.


1. Celana panjang hitam. Dengannya, kita bisa memakai kemeja dan blazer untuk berangkat ke kantor. Jika dipadu dengan blus dan aksesori girly, kita siap berangkat kencan dengan si dia. Celana panjang hitam juga pantas dikenakan bersama T-shirt untuk bersantai.

2. Sepatu hak tinggi hitam. Sama halnya dengan celana panjang hitam, sepatu hak tinggi ini bisa dikenakan untuk kegiatan formal dan kasual. Pilih yang bermodel stiletto atau platform sederhana dengan bagian ujung kaki tertutup. Sepatu dengan warna lain atau model ujung kaki terbuka boleh Anda miliki setelah punya sepatu wajib ini.

3. Kemeja putih. Kemeja ini bagaikan kanvas yang siap menerima nuansa tata rias dan rambut apa saja. Ia juga sangat fleksibel terhadap waktu dan resmi/tidaknya kegiatan. Dengan kemeja putih yang sama, kita bisa memadu-padankan jaket, blazer, vest, atau syal.

4. Blazer hitam. Selain menghangatkan tubuh, blazer “merapikan” tampilan. Bisa dipakai untuk urusan kantor dengan bawahan rok pensil, bisa juga dipakai jalan-jalan dengan bawahan rok jins. Pilih blazer yang ukurannya pas di badan, bukan ketat. Blazer yang kekecilan akan menampakkan tonjolan lemak dan terlihat berantakan.

5. Celana jins biru tua. Biru tua atau indigo tak saja membuat tubuh tampak lebih langsing, tapi juga mudah dipadu-padankan dengan warna lain. Umumnya kelihatan santai dengan T-shirt, tapi bisa naik kelas juga menjadi glamor bila dipadukan dengan jaket kulit, jaket berkerah bulu, atau perhiasan berwarna emas dan perak.

6. Sweater & cardigan. Sweater dan cardigan memberi sentuhan manis dan ‘effortless’ pada gaya busana apa saja. Selain dipakai di atas kaus, cardigan juga bisa menutupi gaun mini, gaun koktil bertali tipis atau tak bertali. Sedangkan sweater memberi kesan feminin dan tangguh sekaligus. Keduanya dengan mudah serasi dengan rok atau celana apa saja.

7. Pakaian dalam yang tepat. Meski tak terlihat, namun bila pakaian dalam terasa salah, penampilan kita juga akan terlihat kurang enak dipandang. Miliki setidaknya beha berwarna putih untuk atasan berwarna putih, hitam tanpa tali untuk gaun hitam, sport bra untuk berolahraga dan warna nude bila ingin mengenakan busana menerawang seperti berbahan lace. Miliki juga G-string atau thong untuk celana atau gaun ketat yang menempel di tubuh untuk menghindari penampakan garis celana dalam yang “mengganggu”.

Rabu, 08 Mei 2013

nama-nama islam

nama-nama bayi Islamislam mengajarkan kepada kita semua bahwa nama seseorang merupakan hal yang penting. Karena nama, selain sebagai identitas juga akan memberikan pengaruh baik buruknya terhadap kehidupannya kelak. Dalam memberikan nama bayi yang baru lahir, Islam mengajarkan agar nama yang diberikan kepada bayi yang baru lahir haruslah indah, enak di lisankan, mengandung makna yang mulia, memiliki arti yang baik dan benar. Berikut adalah nama-nama bayi Islam yang dapat digunakan untuk memberikan identitas kepada bayi-bayi anda



ABBAS        : Singa
ABDULLAH    : Hamba Allah
ABDUL AZIZ    : Hamba Allah yang maha perkasa
ABDUL BASHIR    : Hamba Allah yang maha melihat
ABID        : Orang yang beribadah
ABIDAH        : Beradab
ABIDIN        : Orang yang beragama
ABU        : Bapak/Ayah
AUFA        : Lebih Cepat
AZHAR        : Lebih cerah, bunga-bunga
AZMI        : Berhati teguh
AZZAM        : Kebulatan tekad

B

BA'ATS        : Kebangkitan
BADAR        : Bulan purnama
BADI        : Indah
BADILAH        : Pengganti
BAHIYAH        : Indah sekali
BAHY        : Yang tampan
BAINAH        : Bukti nyata
BAITAH        : Rumah indah
BURHAN        : Bukti (dalil), cahaya
BURHANNUDDIN    : Cahaya agama
Busyr        : Wajah yang berseri

D
DAAR        : Rumah, tempat
DAIM        : Terus menerima selamanya
DALAL        : Perantara jual beli, petunjuk
DARIS        : Pembaca
DAROBAH        : Melatih
DARIF        : Orang yang arif
DHAHIR        : Lembah yang indah
DZAKWAN        : Sangat cerdas, harum semerbak
DZAKI        : Cerdas
DZULFIQAR    : Pengelana, pengembara

F
FAAD        : Manfaat
FAHMI        : Pemahaman
FARID        : Batu permata
FARIS        : Penunggang kuda
FARIQ        : Jelas perbedaannya
FUAD        : Hati, akal
FUROD        : Air yang segar
FURU'        : Hukum kewajiban agama

G
GADI        : Tuhan adalah penuntunku
GAFAR        : Pengampun
GAFLAT        : Kelalaian
GAMAL        : Onta
GHANIMAH    : Penghasilan
GHARIZAH    : Naluri
GHAZALI        : Secepat kijang
GHAZAH        : Sasaran
GHAZALAH    : Saat matahari terbit
GHUFRON        : Pengampun

H
HABIB        : Kekasih, yang dicintai
HABIBAH        : Kekasih tersayang, sosok kesayangan
HABIBI        : Kesayanganku
HANBAL        : Murni
HANIF        : Tunduk
ga, wanita yang cantik
HUWAIDAH    : Lemah lembut
HYLMI        : Penyabar
I

IBNI        : Anak laki-laki
IBNU        : Anak laki-laki dari ...
IBRA        : Pembebasan dari tanggung jawab
IMAD        : Arus utama
IMAMAH        : Kepemimpinan
IMANI        : Keimanan, berpikir sabar (baik)
ISTISLAH    : Bermanfaat
ISYRAF        : Kemuliaan, pengawasan
ISYTIAK        : Perasaan cinta kepada Allah
IZDIHAR        : Berkilau

J
JA'AT        : Tumbuh-tumbuhan berbunga biru muda
JABAL        : Gunung
JABAR        : Mempunyai kekuasaan dan kekuatan
JAMILAH        : Cantik, rupawan
JAMAL        : Indah
JUMANAH        : Mutiara
JUNAINAH    : Kebun indah

K
KABIR        : Besar , mengayuh
KADHIM        : Menahan diri
KADARIYAH    : Mempunyai kekuasaan mutlak
KAFARAT        : Denda yang harus di bayar
KHAFI        : Yang tersembunyi
KHAFID        : Orang yang hafal Al-Qur'an
KHAIR        : Baik sekali
KHULUD        : Keabadian
KUFU        : Kesamaan derajat
KUSALA        : Malas

L

LABIB        : Yang berakal cerdik
LABIBAH        : Sehat akal; cerdas
LAILI        : Malam; mutiara
LATEEF        : Menyenangkan
LATHIFAH    : Lemah lembut
LEILA        : Wanita cantik berambut hitam
LUJMAH        : Bukit yang datar
LUQMAN        : Orang yang bijaksana

M
MA'A        : Bersama
MAHAR        : Mas kawin, pemberian, mahar
MAHMUD        : Yang terpuji
MAHFUL        : Yang tersimpan di dalam hati, yang dihafal
MIFTAH        : Kunci pembuka
MUBARAK        : Yang diberkati
MUTAWAKKIL    : Yang bertawakal

N
NABA        : Berita besar
NABILAH        : Mahir cerdas
NADIAH        : Awal dari sesuatu
NADA        : Embun
NAILAH        : Yang suka memberi
NAIFAH        : Berkedudukan tinggi
NAJMI        : Bintang
NUR        : Cahaya
NURAINI        : Cahaya mataku
NUZUL        : Turun

Q

QABIL        : Cakap
QADAMA        : Dahulu, pemberani
QAMAR        : Rembulan
QAMARIAH    : Berdasarkan bulan
QANITAH        : Taat, berbakti
QARI'        : Orang laki-laki yang membaca Al-Qur'an
QURRATU'AIN    : Sedap dipandang mata
QURUNULBAHRI    : Mutiara
QATRUNADA    : Tetesan embun
R
RAAD        : Petir, halilintar
RABIAH        : Subur
RAFA        : Bahagia
RAFI        : Yang tinggi, mulia
RAIHANAH    : Wanita yang baik jiwanya
RIDWAN        : Kerelaan
RIFA'        : Setuju, sepakat, mufakat
S
SA'ADAH        : Yang berbahagia
SABAR        : Tenang, tidak mudah
SADIYA        : Beruntung
SADIRA        : Bintang
SAIFANI        : Pedang kembar
SALAMAH        : Keselamatan
SALWA        : Madu
SHIDIQ        : Selalu membenarkan
SYAKIRAH    : Orang yang suka bersyukur
SYARIF        : Mulia

T

TABINA        : Pengikut nabi Muhammad
TA'ARUF        : Perkenalan
TABARAK        : Mendapat berkah maha suci
TAHIRA        : Perawan
TALITHA        : Gadis muda belia
TAUFIQ        : Pertolongan Allah
TSABIT        : Yang tetap
TSANY        : Kedua
TSAQIB        : Jitu
TSARWAH        : Kekayaan

U

UBADAH        : Berbakti kepada Tuhan
UBAIDAH        : Menyerahkan segalanya kepada Allah
UFUK        : Kaki langit
UJUB        : Rasa bangga
ULFAH        : Pemberani
ULIMA        : Kebijaksanaa
UMMIYAH        : Harapan
UZLAH        ; Mengasingkan diri untuk beribadah

V

VEGA        : Bintang jauh
VERDA        : Mudah, segar

W

WA'AD        : Janji
WAFI        : Sempurna
WAFA        : Wahyu
WAHID        : Pemberi
WAHYU        : Petunjuk dari Allah
WASTIQAH    : Yang benar
WIFA'        : Persetujuan
WIJDANIAH    : Pencapaian melalui batin
WIJDAN        : Perasaan, kegembiraan, kasih sayang, kekayaan
Y
YAASIR        : Orang yang mudah
YAFI        : Tinggi dan terhormat
YAFIAH        : Mudah dan tinggi
YAMNAH        : Yang berada di tangan
YASAMINAH    : Bungan melati
YUMNA        : Yang memperoleh berkah
YUSRIYAH    : Yang sangat mudah, yang sangat kaya
Z

ZAHIRAH        : Bercahaya
ZAIDAH        : Tambahan, yang berkembang
ZAKI        : Bersih, membersihkan diri
ZAKIYAH        : Yang baik
ZAIN        : Hiasan, bagus
ZHAN        : Prasangka, kecurigaan
ZARIFAH        : Bibit
ZUFAR        : Pemberani

Kisah Keajaiban Shalat Malam



Kisah Keajaiban Shalat Malam

Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Memuliakan. Oleh karna itu, Dia berhak memuliakan siapa saja dari hamba-Nya yang dikehendali-Nya. Akan tetapi hal ini tidak terlepas dari ketaatan si hamba itu sendiri dalam beribadah kepada-Nya. Dari situ, jika kita ingin dimuliakan Allah SWT, maka kita harus rajin beribadah kepada-Nya dan memperbanyak amal saleh.
Seperti Kisah Teladan Islami berikut ini antara seorang pencuri dan orang yang beriman yang bernama Ahmad ibnu Khuzruya.
Pada suatu malam, seorang pemcuri telah memasuki rumah Ahmad. Dengan lihainya si pencuri itu menggeledah seluruh barang yang dimiliki Ahmad. Tetapi, betapa kecewanya si pencuri itu karena ia tidak menemukan apa-apa di dalam rumah.

Maka ia pun segera beranjak pergi meninggalkan rumah Ahmad.
Ketika hendak melangkahkan kakinya keluar pintu rumah, Ahmad segera memergokinya dan memanggilnya,
"Wahai pemuda, Ambillah air di dalam sumur dengan timba lalu bersihkanlah dirimu (wudhu) dan shalatlah. Nanti jika aku medapatkan sesuatu, maka akan kuberikan kepadamu semuanya agar kamu tidak keluar dari rumah ini dengan tangan kosong."
Bukan main terkejutnya pencuri itu, ditambah dia merasa keheranan dengan perkataan Ahmad ibnu Khuzuruyah. Si pencuri segera mengambil air wudhu dan mengerjakan shalat malam. Ketika keesokan harinya, tiba-tiba saja ada seorang laki-laki datang kepada Ahmad dengan membawa uang 100 dirham untuk diberikan kepada beliau. Setelah uang itu berada di tangan Ahmad, beliaupun lalu memberikan uang itu kepada si pencuri seraya berkata,
"Ambillah uang ini sebagai hadiah dari shalatmu tadi malam."

Setelah mendengar perkataan Ahmad, hati dan seluruh tubuh pencuri itu menjadi bergetar. Tanpa disadari, air mata pun telah menetes di pipinya. Lalau si pencuri berkata,
"Sesungguhnya aku telah menempuh jalan yang salah, tetapi hanya dengan shalat satu kali saja, Allah SWT telah memberikan anugerah kepadaku sebanyak ini. Sungguh aku orang yang tidak tahu malu."

Setelah peristiwa di pagi itu, si pencuri benar-benar ingin bertaubat dari segala apa yang diperbuatnya selama ini dan ingin kembali ke jalan yang benar. Bahkan ia pun menolak uang pemberian dari Ahmad Ibnu Khusruya dan ingin menjadi murid beliau untuk belajar agama Islam.

Demikianlah kisahnya.
Jika Allah SWT sudah berkehendak untuk memuliakan seseorang, maka Dia pun akan memberikan hidayah dan kemudahan kepadanya dalam menjalankan syariat-Nya, seperti dalam kisah shlat malam di atas. 

KATA MUNTIARA KEHIDUPAN



Jangan mengeluhkan hal-hal buruk yg datang dalam hidupmu. Tuhan tak pernah memberikannya, kamulah yg membiarkannya dating.

Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila memangg itu diperlukan, anda takkan bisa meloncati sebuah jurang, dengan dua lompatan kecil


Dalam hidup, kamu berhak bahagia. Oleh karena itu, jangan biarkan bahagiamu ditentukan orang lain. Bahagia harus ada dlm dirimu.


Jangan berpikir "percuma" ketika mau atau sedang melakukan sesuatu, ingatlah kemampuan tak akan berkembang tanpa berusaha


Belajar dan berusahalah selagi mampu, jika tidak hanya akan tersisa penyesalan yang tak akan memberikan apappun untukmu


Hidup ini penuh warna,kitalah yang harus berusaha mengisi tuk hidup penuh warna cerah.


berlarilah sekencang mungkin,realisasikan lah target yg telah dicanangkan untuk hidup yg lebih baik.


Hidup berakhir saat kamu berhenti bermimpi. Harapan hilang saat kamu berhenti percaya. Dan cinta gagal saat kamu berhenti peduli.


Usaha yang kamu lakukan tak akan sia-sia sampai kamu menyerah dan berhenti menjalaninya


Tuhan,berkatilah pekerjaanku,tinggikanlah kedudukanku,besarkanlah rezekiku,dan harumkanlah namaku.


Kita melupakan mimpi kita karena takut gagal dalam meraihnya atau bahkan yang terburuk kita takut karena akan berhasil meraihnya


Kamu mungkin belum sehebat harapanmu, namun kamu tidaklah selemah yang kamu pikirkan


Naskah Soal 20 Paket dan Lembar Jawaban Gunakan Barcode di UN 2013

Naskah Soal 20 Paket dan Lembar Jawaban Gunakan Barcode di UN 2013

Selamat malam rekan rodajaman, sepertinya baru kemarin kita melaksanakan Ujian Nasional (UN), eh..gak terasa sebentar lagi sudah mau UN lagi.  Memasuki semester genap ini, sudah tentu kesibukan akan tertuju pada persiapan UN di sekolah. Dari menyiapkan biodata, foto, bimbel, try out, nilai rapor, dll.
 
Masih menunggu kabar terbaru tentang UN?, o..iya sudah mengoleksi POS UN 2013 dan Kriteria Kelulusan UN belum? kalau belum silakan download dulu ya..kali ini rodajaman ingin mengabarkan bahwa dalam pelaksanaan UN nanti ada beberapa hal yang berbeda dengan UN tahun lalu, yakni mengenai jumlah paket soal dan lembar jawaban ujian.nah berikut ulasannya...
Di tahun 2013 ini, kualitas penyelenggaraan UN akan semakin ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi kecurangan sekaligus memperkuat kelemahan pelaksanaan di sekolah.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro menyampaikan, mulai tahun ini naskah soal UN dengan lembar jawaban tidak terpisah. Jika pada tahun lalu peserta didik dapat menggunakan lembar jawaban temannya karena terpisah, mulai tahun ini naskah soal dengan lembar jawaban UN (LJUN) merupakan satu kesatuan. Jadi naskah soal dan lembar jawaban UN menggunakan sistem barcode.

Dengan menggunakan barcode, maka peserta ujian tidak dapat saing tukar kode soal seperti tahun lalu. Kalau keduanya dipisah maka peserta didik akan menjawab soal secara salah, yang tidak cocok dengan lembar jawaban UN-nya. Bayangkan kalau keliru, LJUN A dengan soalnya B, pasti jelek sekali nilai si anak to.

Oleh karena itu, jangan sampai lembar jawaban ujian tertukar. Jika lembar jawaban rusak agar minta diganti berikut soalnya. Jangan hanya meminta lembar jawabannya saja. Demikian sebaliknya, kalau naskah soal rusak jangan hanya minta diganti naskah soal, harus meminta ganti naskah soal beserta LJUN.  Karena merupakan satu paket dan ada kode yang saat dipindai (scan) akan ketahuan lembar LJUN mengacu soal yang mana.
Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Teuku Ramli Zakaria, juga menjelaskan bahwa dengan barcode, peserta didik tidak perlu lagi menulis kode soal. Kode soal tidak akan sama dengan yang lain karena berdasarkan barcode.

Persiapan UN sampai saat ini sampai pada merakit soal dan diharapkan cepat selesai. Adapun jumlah soal sebanyak 20 paket untuk setiap ruang ujian berisi 20 peserta. Meski demikian,  jumlah variasi paket soal tiap provinsi sebanyak 30 buah. Soal untuk kelas A dan kelas B bisa berbeda karena dibuat 30 paket soal, tetapi dalam ruangan tetap 20 soal.